Apakah patut kamu menyangka bahawa kamu akan masuk syurga, padahal
belum sampai kepada kamu (ujian dan cobaan) seperti yang telah berlaku kepada
orang-orang yang terdahulu sebelum kamu? mereka telah ditimpa kepapaan
(kemusnahan harta benda) dan serangan penyakit, serta digoncangkan (dengan
ancaman bahaya musuh), sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman
yang ada bersamanya: “Bilakah (datangnya) pertolongan Allah?” Ketahuilah
sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat (asalkan kamu bersabar dan berpegang
teguh kepada agama Allah). ( Al-Baqarah: 214)
Waktu SMA dulu teman-teman
pernah belajar fisika bukan? Hari ini
izinkan saya untuk membahas sebuah rumus fisika yang dapat kita implementasikan
dalam kehidupan kita sehari-hari, eh tapi memang semua ilmu fisika dapat
diterapakan dalam kehidupan sehari-hari sih, tapi bahasan saya kali ini lebih
ke apaa yaaa, aduh bingung juga mau jelasinnya gimana, ngerti ngak ngerti di
ngerti..ngertiin aja yaaa..
|
Pernah ketemu rumus ini kan? Eits, jangan pusing dulu yaaa, saya gak sedang mau bahas soal fisika kok,
kita kenalan dulu ya sama rumus ini, mungkin teman-teman ada yang sudah lupa
atau belum pernah lihat sama sekali. P = tekanan, F = Gaya, A = Luas bidang.
Sekarang udah tau kan? Rumus itu
bisa digunakan untuk mencari besar tekanan, yaa masih banyak sih sebenernya
rumus-rumus yang lain, jangan pusing dulu yaaa teman, kali ini saya akan
membahas relevansi rumus tersebut didalam kehidupan kita sehari-hari.
Sekarang rumus P (Tekanan) kita
ibaratkan tingkat tekanan dalam hidup kita. Tingkat ‘tekanan hidup’ dalam
setiap orang berbeda-beda, tergantung dengan pribadi orang tersebut, tergantung
bagaimana orang tersebut mengatasi masala-masalah dalam hidupnya, jadi dapat di
simpulkan tekanan itu bersifat relatif, betulkan?
Kemudian, F (Gaya) kita
ibaratkan masalah didalam kehidupan kita. Pasti setiap orang yang hidup di
dunia ini memiliki masalah bukan? Nah dalam bahasan ini kita beri rentang nilai
masalah dalam angka 1-10
Yang terakhir A (Luas bidang)
kita ibaratkan Luasnya hati kita dalam menghadapi masalah-masalah hidup kita.
Kita bisa mengukur sendiri seberapa lapang hati kita dalam menerima kenyataan
kehidupan.
Selanjutnya, mari kita langsung
ke contoh soal biar makin faham, jangan pusing dulu yaaa, ini bukan soal fisika
yang kayak biasanya kok. Sekarang mari kita menghitung tingkat ‘tekanan’
didalam hidup kita dengan menggunakan rumus tadi. Dari pembahasan di atas tadi
kan kita dapat menyimpulkan bahwa F (Gaya) = permasalahan yang ada di dalam
hidup kita dan A (Luas bidang) = Kelapangan hati kita dalam menghadapi
persoalan hidup.
Misal masing-masing lambang dihitung
mengunakan interval 1-10, maka saya beri
contoh soal begini. Fulan memiliki masalah 8 dan kelapangan hati 4, hitunglah
berapa tekanan yang dialaminya?
Dari soal di atas, diketahui
nilai F = 8 dan nilai A = 4, Maka nilai P = F/A = 8/4 =2
Mengerti?
Kalian tidak akan menemukan contoh soal yang seperti ini dalam pelajaran formal
sehari-hari hehe, ini hanya sebagai contoh bahwa banyak kok rumus-rumus fisika
yang dapat kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari kalo kita mau
memikirkannya, hehe nyambung gak nyambung di sambung-sambungin aja yaa..
Kesimpulannya jadi begini,
semakin lapang hati kita dalam menghadapi persoalan hidup (masalah) maka akan
semakin kecil ‘tekanan’ yang akan kita alami. Nahh jadi kelapangan hati itu
sangat diperlukan. Setiap orang pasti punya masalah kok, tapi setiap masalah
insyaAllah bisa diselesaikan, sesuai
dengan firman Allah dalam Q.S Al-Baqarah ayat 286 “
Allah tidak membebani seseorang
melainkansesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang
di usahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya..”
Wallahu a’lam bishowab
Semoga bermanfaat..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar